Mitos, Pamali dan Legenda Masyarakat Hawaii yang Masih Ada Hingga Sekarang

Mitos, Pamali dan Legenda Masyarakat Hawaii yang Masih Ada Hingga Sekarang infometafisik.com

Infometafisik.com - Tidak hanya di Indonesia yang percaya hal-hal takhayul dan msitis, masyarakat di Hawaii juga menyuguhkan cerita mistis yang sudah ada sejak dahulu. Sobat infometafisik.com, Beberapa cerita legenda bahkan bisa menyebabkan kejadian-kejadian aneh dan misterius. Seperti apakah Mitos, pamali dan legenda masyarakat Hawaii yang masih ada hingga sekarang? yuk langsung kita simak saja:

1. Menuangkan Gin untuk Pele

Pernah mendengar tentang Gin? Tahukan sobat, bahwa Gin adalah salah satu minuman beralkohol. Masyarakat Hawaii percaya bahwa jika sobat ingin melindungi diri dan keluarga dari lava gunung berapi, maka sobat harus menunjukkan rasa hormat pada Pele, yaitu Dewi yang menguasai gunung berapi.

Adapun caranya adalah dengan memberikan persembahan berupa gin, bunga dan makanan. Bila ada salah satu dari masyarakat hawai bertemu dengan wanita cantik berambut panjang di sekitar gunung berapi, maka orang tersebut harus menyapanya dengan 'A l o h a' serta menawarkan bantuan.

2. Jangan Membawa Babi Lewati Pali

Untuk yang belum tahu, jalan tol Pali adalah jalan yang mempertemukan Honolulu dengan bagian Oahu. Ada kisah yang mengatakan bahwa Pele dan Kamapua (salah satu dewa yang memiliki tubuh setengah babi dan setengahnya lagi manusia) berseteru dan setuju untuk tidak mengunjungi satu sama lain.

Bila seseorang mencoba melewati jalan Pali sambil membawa babi, itu sama saja dengan membawa Kamapua secara simbolis untuk menemui Pele. Masyarakat Hawaii banyak yang percaya bahwa mobil yang membawa babi akan berhenti sendiri di tengah jalan Pali. Bisa juga akan ada wanita bersama anjing yang menghentikan mobil tersebut dan akan memakan babi yang dibawa.

3. Jangan Melihat Hantu Pejuang Malam

Bila kalian berencana untuk mendaki gunung atau berjalan di pantai saat malam, terlebih pas tengah malam, kalian harus berhati-hati dengan hantu para pejuang di Hawaii. Konon mereka akan berbaris dan berjalan menuju tempat-tempat peperangan atau tempat sakral yang ada.

Bila melihat hantu pejuang ini, sebaiknya segera masuk rumah atau tiarap. Sebab bila kalian melakukan kontak mata dengan mereka, maka kalian akan mati dan dipaksa ikut berbaris bersama mereka. Akan tetapi hal ini tak berlaku bagi keturunan para pejuang Hawaii. Serem juga ya?

4. Jangan Memetik bunga Red Lehua

Ada sejenis tanaman yang biasanya tumbuh di sekitar aliran magma baru, bernama Pohon Ohia. Ohia memiliki bunga merah yang cantik bernama Red Lehua. Janganlah sekali-kali memetik bunga tersebut karena masyarakat percaya Lehua dan Ohia adalah sepasang kekasih yang seharusnya tak dipisahkan.

Dikisahkan, Ohia jatuh cinta pada Lehua. Akan tetapi Dewi Pele yang suka dengan ketampanan Ohia malah memaksanya untuk menjadi kekasih. Hingga akhirnya Pele mengubah Ohia menjadi pohon buruk rupa.

Meski Lehua memohon pada Pele untuk mengembalikan kekasihnya, tetapi sia-sia belaka. Dewi yang lain merasa kasihan melihat kejadian itu lalu mengubah Lehua menjadi bunga yang cantik dan menumbuhkannya pada pohon Ohia, hingga keduanya bisa selalu bersama.

5. Jangan Membawa Batu Lava Pulang

Legenda yang paling populer di Hawaii adalah tentang kutukan Pele. Masyarakat Hawaii percaya bahwa membawa pulang batu lava, debu, pasir, serta segala elemen Hawaii tanpa izin bisa mendatangkan apes(sial). Dan kesialan akan menghilang setelah elemen tersebut dikembalikan ke Hawaii.

Tidak sedikit yang dipercaya hanya akal-akalan petugas pariwisata agar para turis tak seenaknya mengambil batu atau pasir dari Hawaii. Akan tetapi faktanya, cukup banyak batu lava dan pasir yang dikirim kembali ke Hawaii oleh para turis dari tempat asalnya.

6. Dilarang Menyatukan Bunga Naupaka

Nama Naupaka adalah salah satu tanaman asal Hawaii yang banyak terdapat di gunung dan juga di pantai. Yang Unik adalah, bunga ini terlihat seperti terbelah. Menurut legenda yang beredar di masyarakat, Naupaka adalah seorang putri cantik yang jatuh cinta pada rakyat biasa bernama Kaui.

Sayangnya cinta mereka tidak mendapat restu.  Sampai akhirnya, Putri Naupaka berjanji akan tinggal di gunung sementara Kaui akan pergi ke pantai. Sesaat sebelum terpisah, Naupaka mengambil sebuah bunga dari rambutnya dan membelahnya menjadi dua bagian, kemudian memberikannya pada Kaui.

Tanaman di sekitar mereka bahkan ikut bersedih atas kejadian yang menimpa Putri Nupaka dan Kaui itu. Dihari berikutnya, bunga ini hanya mekar setengah untuk memperingati yang terjadi pada pasangan tersebut. Menyatukan dua bunga Naupaka sama dengan menyatukan kedua pasangan itu kembali.

Demikian tadi Mitos, pamali dan legenda yang masih dipercaya oleh masyarakat Hawaii hingga sekarang. Ada yang menganggap semua itu hanyalah dongeng, namun tidak sedikit juga yang mempercayainya.

0 Response to "Mitos, Pamali dan Legenda Masyarakat Hawaii yang Masih Ada Hingga Sekarang"